Jumat, 28 November 2014

Anak Jalanan

Hallo. Udah lama banget sejak post terakhir ya, hehe.

Belum ada hal-hal asik tentang kehidupan sih, biasa aja. Yah, rumah-studio-rumah-studio mulu. Sampe rumah ganti baju, cus studio A buat ngajar abis itu studio B buat latihan, balik rumah lagi buat ngedit lagu sama numpang bobo doang. Besoknya? Ya gitu lagi. But I enjoy my life now.

Kali ini aku mau cerita tentang fenomena yang aku alami sepulang ngajar. Waktu itu aku lagi di jalan mau latihan, di lampu merah suatu perempatan di Jogja, aku lihat ada 3 orang anak sedang ngamen. Ya sebenernya udah fenomena umum ya liat anak kecil ngamen. Tapi, baru kali ini aku lihat fenomena dimana anak kecil ngamen jam 8 malam. 2 cewek 1 cowok. Usianya kira-kira 8-9 tahun deh. Masih kecil, sekali. Dari 3 bocah itu, ada 1 cewek yang jadi leadernya, dan sepertinya dia yang paling tua. Umurnya mungkin 8-9 tahun. Matanya sayu, seperti orang habis mabuk. Cuma melek setengah. Cara ngamennya njathil, tari tradisional khas Jogja. Tapi biasanya jathilan itu pake kostum, kuda lumping dll. Kali ini dia hanya modal speaker yang mengeluarkan bunyi lagu campursari, lalu dia berjoget sekenanya, sebisanya. Antara niat ngamen sama enggak gitu. Dari 3 bocah, hanya dia yang njoget. 1 cowok dan 1 cewek yang lain malah main pukul-pukulan pake sandal. Gatau sandal siapa. Mereka main di tengah jalan, hampir ditabrak mobil. Tapi tetep aja ketawa. Lucu sekaligus miris liatnya. Lucu, lihat tingkah laku dua anak kecil saling bercanda tabok-tabokan sandal dengan riangnya di malam hari, tanpa ada orang yang lebih tua. Miris, karena umur segitu dan dijam segitu harusnya mereka istirahat dirumah menyiapkan perlengkapan sekolahnya besok. Yang lebih miris lagi, ketika si leader berhenti njathil, karena udah mau lampu hijau, dia (dengan mata sayunya) mengambil kaleng yang memang dia sediakan di depannya. Sambil berjalan meminta uang di setiap pengendara di depannya, dia berteriak kepada dua bocah yang sedaritadi kerjaannya tabok-tabokan sandal;

"Heh, njathil koe ki ra mung gojek wae!! Tabrak mobil modyar koe!"
(Heh, nari kamu jangan becanda aja! Ditabrak mobil mati kamu!)

Wow.
Itu bukanlah kosakata anak umur 9 tahun.
Itu bukanlah kata-kata yang selazimnya dia dengar, dan dia praktekkan. Aku shock dengernya. Shock banget. Gak biasa aja, denger anak sekecil itu ngomong kata-kata sekeji itu. Ya mungkin kalau sesama orang dewasa/remaja wajarlah ya, maklum. Dan kosakata kayak gitu biasanya buat becaandaan. Tapi ini, dia ucapkan dengan mata mabuknya dan dengan nada yang serius pula. Persis seperti orang mabuk yang emosi. Serem gua liatnya.

Ya dari situ aku mikir, alangkah baiknya jika kita bersyukur atas apa yang kita dapatkan hari ini. Atas situasi kita. Seenggaknya kita punya orang tua yang senantiasa mengajarkan kita kebajikan, dan menjaga kita kala dinginnya malam. Seenggaknya kita dikelilingi oleh orang-orang baik yang juga membuat pribadi kita Insya Allah baik. Seenggaknya kita punya hal-hal yang bisa kita syukuri. Di postingan sebelumnya, aku frustasi banget karena gagal di universitas yang aku inginkan, yang aku kira dengan mudah aku bisa lolos. Tapi ternyata Tuhan selalu punya rencana. Sekarang, aku sibuk ngajar dance disana-sini. Dapat penghasilan, dapat ilmu, dapat relasi, sibuk lomba sana-sini, sibuk battle sana-sini, kemaren September aku bisa ke Jakarta untuk battle, dimana teman-teman yang lain sibuk OSPEK aku bisa leluasa terbang kemana aja untuk battle, meningkatkan skill dll. Subhanallah, Alhamdulillah. Luar biasa bukan? Tuhan selalu menyiapkan yang terbaik buat kita bro,sist. Tinggal kamunya yang mau keep in faith atau enggak. Percayalah, semua bakal indah pada waktu yang tepat :)

Bro, Sis, sejujurnya aku kasian ngeliat anak-anak jalanan itu. They deserve a better life. They deserve a better future. A brighter future. But they can't choose a life they live. They have to realize, that they must change their situation. Someone have to help them.

Rabu, 01 Oktober 2014

:)

I don't know what I want to post

But I, maybe, enjoying my life now.
I don't have to wake up at 6 in the morning, and take a bath after yawning.
And all my time wasted on dancing, which that means didn't  wasted at all.
I love my activities, especially Baby Queen and dance crew of SMP 5 Yogyakarta.
They're too adorable. My moodbooster.

I should give thank to Allah, for everything in my life.
He gives me the best, as always.

And my busy day.
So wonderful.
I enjoy it.
Alhamdulillahirabbilalamin.

Rabu, 16 Juli 2014

My Lowest Point in Life

16 July 2014

may be one of my hardest day to accept.

I'm dying alone at my room because of my period, and it fails my plan to go to the cinema.

And after I spent my whole half a day alone, it's time for me to check my university test result at 5pm. I'm all alone open the website and.....

It was my first time feeling so down and think it could be my lowest point in life

I get refused from the university I was register at

So sad but true, it's the truth. I can't avoid this fact, I'm not accepted there.

But my sadness isn't about me. It's about people arounds me who've support and pray for my success.

And now I failed it.

Feel so sorry but what can I do? I failed at everything about university register.

I'm crying and crying, alone at my room. Close my door so my parents can't hear me cry. But in the end, they see me. They know what's happened.

I'm sorry mom, dad, bro, grandma.

But it's my lowest point in life

Selasa, 06 Mei 2014

Karena Semua Hal Ada Resikonya...

karena semua hal ada resikonya
kita hidup di dunia ini dengan segala resiko yang ada
baik dan buruk, positif dan negatif, atau bahkan yin&yang
semua saling melengkapi membentuk suatu lingkaran
hal-hal yang baik dan buruk, sisi positif dan negatif
semua membentuk suatu kesatuan
dimana ngga ada satu manusiapun yang dapat mengelak

begitupun kehidupan
kalian semua pasti tahu makna dari roda kehidupan
semua ada sisi positif dan negatifnya, baik dan buruk
tinggal bagaimana cara kita menyikapinya
aku yakin, ngga semua manusia bisa selalu berfikiran positif semasa hidupnya
prasangka dan amarah pasti pernah menguasai fikiran mereka
itu lumrah, bahkan untuk orang emosian seperti saya

kita menyayangi, harus siap dengan resiko dilukai
kita mempercayai, harus siap dengan resiko dikhianati
kita menyatakan pendapat, harus siap dengan resiko ditolak
kita memberi perhatian, harus siap dengan resiko didiamkan
kita bertemu dan menjadi satu, harus siap dengan resiko berpisah

Patrick bilang ke Spongebob, "Trusting you is my decision,proving me wrong is your choice"
dikata gampang? iya, kalo cuma dikata emang gampang
prakteknya?

Kamis, 24 April 2014

Siung Beach with XII IPS 3

HAAAAAAAAAAIIIIIIIIIIIII!!!!!!!!!!! Just landed in my home sweet home from touring at Siung Beach with my friends from XII IPS 3!! so exhausted but much excited today!! It's my first touring so I was very very very happy even tough my bottom felt a little stiff (cause I had to sit on motorcycle for 2 hours long) but it was ok because the scenery of Siung Beach was AWESOME!!!!! go check it yourself:



can you see the guys climb the cliff? yes, that's us! :D



Rabu, 01 Januari 2014

HAPPY 2014!!!

Happy New Year, fellas!!

This year I spent my end of 2013 with my highschool friends! This is our last year in highschool so we want to spent our last night as a highschool student together :)

We're having so much fun! And you know, finally I was permitted by my mother to stay overnight in my friend's houseeeeeeee yaaaaaaaaaaaaayyyyyy!!!! This is my first time you knooowww ^^ we didn't have any pillows fight, or pajamas party but sleeping with our bestfie is happier than it all :3

here's some photo of us:

(some of) Puspanegara62 Girls!

(some of) Puspanegara62!

 

Blog Template by BloggerCandy.com