Rabu, 24 November 2010

HIV AIDS

Rangkuman HIV/AIDS

A.     HIV
Ø  Pengertian
·         HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus adalah penyebab AIDS
·         HIV terdapat pada cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi di dalam darah, air mania tau cairan vagina
·         Sebelum HIV berubah menjadi AIDS, penderita akan tampak sehat dalam waktu kira-kira 5-10 tahun
·         Walau tampak sehat, mereka dapat menularkan HIV pada orang lain melalui hubungan seks yang tidak aman, transfuse darah atau pemakaian jarum suntik secara bergantian sehingga pengguna Narkoba cenderung terkena penyakit HIV


Ø  Cara Penularan
1.    Hubungan seks (anal, oral, vaginal) yang tidak terlindung dengan orang-orang yang terinfeksi HIV
2.    Penggunaan jarum suntik secara bergantian
3.    Ibu hamil penderita HIV dapat menulari kandungannya

HIV tidak ditularkan melalui jabat tangan, sentuhan, ciuman, pelukan, menggunakan peralatan makan yang sama, dan memakai jamban yang sama atau tinggal serumah.

B.     AIDS
Ø  Pengertian
·        AIDS merupakan singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome atau sindrom menurunnya kekebalan tubuh karena HIV
·        AIDS merupakan penyakit pandemic yang sampai sekarang belum ada obatnya
·        Tidak ada gejala khusus pada orang-orang yang terinfeksi HIV dalam waktu 5-10 tahun. Setelah itu AIDS mulai menunjukkan gejala klinik seperti:
1.      Kehilangan berat badan secara drastis
2.      Diare berkelanjutan
3.      Pembengkakan pada leher/ketiak
4.      Batuk terus menerus
5.      Timbul bercak hitam pada kulit

Penderita HIV adalah semua orang yang terinfeksi HIV tanpa gejala klinik, dan hanya dapat dibuktikan dengan pemeriksaan antibodi dengan Tes ELISA dan konfirmasi dengan western Blot atau isolasi antigen/virusnya sendiri

Ø  Kategori Penderita Aids

1.      Homoseksual/biseksual laki-laki 70%
2.      Pengguna obat-obatan intra vena/suntik 20%
3.      Kontrak dari partner yang terinfeksi pada heteroseksual 4%
4.      Bayi yang tertular ibunya 1%
5.      Pasien Hemophilia 1%

C.     CARA PENCEGAHAN
HIV/AIDS, Free Sex, Narkoba adalah 3 hal yang saling berhubungan. Pengguna Narkoba mempunyai resiko yang tinggi untuk tertular HIV/AIDS dari jarum suntik yang mereka gunakan. Tidak jarang pula pengguna Narkoba yang mencoba Free Sex
Begitu pula dengan HIV/AIDS yang bisa tertular lewat jarum suntik yang dipakai secara bergantian dan begonta-ganti pasangan. Namun, pelaku Free Sex belum tentu memakai Narkoba tetapi dapat menularkan HIV/AIDS.
Untuk remaja, biasanya timbul dorongan seksual yang disebut nafsu birahi.

Ø  Berikut Cara Pencegahannya

Rumus ABCD untuk pencegahan penularan HIV AIDS:

a.       Absteinen        : Tidak memikirkan masalah Free Sex
b.      Be Faithful      : Setia pada pasangan/cita-cita
c.       Condom          : Pelindungan diri dari pola hidup tidak sehat dengan kegiatan positif
d.      No Drugs        : Tidak menyalahgunakan Narkoba, terutama jarum suntik

Penularan HIV/AIDS pada remaja dapat dicegah dengan cara:
§  Menjauhi hal-hal yang dapat merangsang timbulnya nafsu birahi seperti konten-konten porno
§  Menyibukkan diri dengan kegiatan yang bermanfaat seperti belajar bersama, pramuka, olahraga, kesenian, dan keagamaan.
§  Selama berpacaran, diusahakan untuk menghindari hubungan fisik secara berlebihan


0 komentar:

Posting Komentar

 

Blog Template by BloggerCandy.com