Hari ini, Kamis 20 Juni 2013 diadakan pementasan sendratari dari seluruh kelas XI IPS di SMAN 5 Yogyakarta. Cerita dari sendratari diambil dari dongeng/legenda/cerita jawa. Setiap kelas menampilkan cerita yang berbeda, dan kelasku sendiri menampilkan sendratari yang berjudul "Lendang Asmara", diadaptasi dari dongeng jawa, "Nawang Wulan" :)
Seluruh anggota kelas sangat berpartisipasi atas penyelenggaraan sendratari ini. Dimulai dari menyusun staf produksi, membuat jadwal latihan, mencari cerita yang akan dijadikan cerita sendratari, mempersiapkan kostum, musik, koreo, menghitung anggaran yang dibutuhkan, dan masih banyak lagi. Kendala dalam proses menuju terselenggaranya sendratari pastilah ada. Yang konflik lah, yang ke-tidak setuju-an lah, yang saling ngambek lah, banyaaaaaaaaaak sekali. Tapi semua itu dapat terlewati, karena kami mempunyai satu tujuan. Yaitu menunjukkan kekompakan kami, dan menampilkan yang terbaik dari kami.
![]() |
| make up time! |
![]() |
| last practice before perform |
![]() |
| bidadari in action! sembahan kepada sang baginda raja |
![]() |
| petani in action! |
![]() |
| bidadari mandi di sungai |
![]() |
| Jaka Tarub bertemu dengan Nawang Wulan |
![]() |
| flashmob penutup sendratari "Lendang Asmara" |
Terimakasih kepada Staf Produksi&Pemain Drama yang telah terlibat dalam sendratari ini, karena:
Kita tidak mungkin bisa latihan dengan adem-ayem (rada anget) jika tidak ada Pimpinan Produksi yang mampu menjaga mood teman-teman yang lain.
Kita tidak mungkin bisa mengingat setiap scene-scene jika tidak ada Sekretaris yang mencatat (haha)
Kita tidak mungkin bisa membayar kostum, makan, properti, jika tidak ada Bendahara yang mengatur keuangan dengan luar biasa.
Kita tidak mungkin bisa menampilkan sendratari yang 'terisi' jika tidak ada Koreografer yang memikirkan, mengaplikasikan dan mengajarkan koreo sampai stress 7 kepalang.
Kita tidak mungkin bisa menampilkan sendratari yang 'bernyawa' jika tidak ada Penata Musik yang mencari, memilih, mengedit musik sampai harus membawa laptop yang berat setiap hari dan diam-diam mengedit musik di tengah pelajaran.
Kita tidak mungkin bisa menampilkan sendratari yang 'indah' jika tidak ada Penata Busana yang selalu sibuk dan berhati-hati dalam mencocokkan kostum untuk setiap peran yang akan dimainkan.
Kita tidak mungkin bisa menampilkan sendratari yang 'lengkap' jika tidak ada Properti yang mencurahkan tenaganya untuk ribet, riweuh, membuat properti yang pastinya ribet dan riweuh juga.
Kita tidak mungkin bisa menampilkan sendratari yang 'cantik' jika tidak ada Penata Rias yang merias (yaiyalah)
Kita tidak mungkin bisa melihat bagaimana konyolnya kita saat latihan, saat presentasi koreo setiap pertemuan pelajaran Seni Budaya dan foto-foto narsis imut unjua jika tidak ada Dokumentasi yang rela membawa kamera yang berat dan hanya terisi oleh foto-foto narsis imut unjua dari teman-temannya. Ngenes.
Baginda Raja&Ratu, terimakasih karena jika tidak ada kalian, maka tidak ada ikon untuk menunjukkan bahwa latar scene 1 adalah kerajaan kayangan.
Dayang 1&2, terimakasih karena jika tidak ada kalian, maka tidak ada ikon untuk menunjukkan bahwa yang kalian kipasi itu adalah raja&ratu (wkwk) dan juga sebagai opening dari sendratari "Maling Lendang" ini.
7 Bidadari, terimakasih karena jika tidak ada kalian, ceritanya pasti bukan Nawang Wulan.
Nawang Wulan, karena jika tidak ada kamu, maka Jaka Tarub (mungkin) akan jadi jomblo abadi.
Petani Laki-Laki, karena jika tidak ada kalian, maka suasana pedesaan tidak akan tercipta.
Petani Perempuan, karena jika tidak ada kalian, maka nanti pedesaannya jadi sarang jomblowan mencari cangkul.
Mbok Randa Sugih/Ibu Jaka Tarub, karena jika tidak ada kamu, maka tidak ada yang nganterin bayi Jaka Tarub kembali ke pelukan Jaka Tarub.
Jaka Tarub, karena jika tidak ada kamu, maka Nawang Wulan (mungkin) akan jadi jomblowati abadi.
Dan terimakasih kepada semua teman-teman yang telah membantu mencari musik, koreo, memikirkan kostum, memasangkan jarik, memasangkan kerudung, membuat properti, mengambil kostum nun jauh di tempat penyewaannya, merelakan rumahnya diberantakin untuk jadi tempat latihan, menyediakan makanan setiap latihan, menjadi sasaran kemarahan koreografer (HAHAHA), mengambil katering pada waktu hari H, membuat semuanya tertawa saat latihan, dan segalanya! Terimakasih banyak! Kalian hebat! Sukses untuk kita semua! :)













1 komentar:
hay kak! its a good story tho! kakak punya video nya? dan apakah kakak menari snediri atau pakai guru? thx!
Posting Komentar