Ketika RASIS dijadikan bentuk perlindungan bagi kaum LGBT.
Tak usah kita pungkiri kaum LGBT menjadi kaum minoritas yang dipandang sebelah mata. Bagaimana tidak? Normalnya manusia mencintai/mengasihi lawan jenisnya, sedangkan kaum LGBT 'terjebak' dalam perasaan dimana mereka mencintai sesama jenisnya. Kalo mau dilihat dari sisi agama (saya muslim), Tuhan menciptakan makhluknya berpasang-pasangan, perempuan dan laki-laki, kalo perempuan ya pasangannya laki-laki, kalo laki-laki ya perempuan. Bagi temen-temen muslim, masih inget kisah Nabi Luth? Yang kaumnya dibinasakan oleh Allah SWT dengan membalikkan bumi, tanah jadi langit langit jadi tanah karena apa? Karena mereka adalah kaum homo dan kaum sodom. Cerita ini sering kita dengar ketika SD, ketika sedang belajar tentang kisah para nabi. Dan dari cerita ini juga jelas kalau pernikahan, hubungan sesama jenis itu jelas-jelas dilarang. Dan itu juga tertera dalam Al-Qur'an sist, bray.
Manusia diciptakan Tuhan dengan akal dan fikiran lebih sempurna dibanding makhluk lainnya. Paling sempurna malah. Tapi kenapa kok sepertinya Cinta Ini Tak Ada Logika. Bro, sist. Saya memang nggak tau apa yang kaum LGBT rasakan. Apakah mereka memang seperti itu dari lahir, atau efek lingkungan, saya nggak tau. Bagaimana cara mereka atau kisah mereka sampai bisa mencintai/mengasihi sesama jenis, saya juga nggak tau. Saya nggak tau apapun tentang hubungan sesama jenis tapi yang jelas itu dilarang. Hanya saja memang saya cuek sama sekitar. Saya juga punya temen yang homo. Ada juga temen yang lesbi. Ada juga yang biseksual. Tapi saya nggak pernah menjauhi dan mengintimidasi mereka. Terserah mereka, punya akal kok, punya agama kok. Dosa juga dosa mereka, bukan dosa saya. Tapi yang bikin saya heran tu ya ini, pernikahan sesama jenis dilegalkan di seluruh negara bagian Amerika. Kiamat sudah dekat? Naudzubillah.
Dan yang bikin saya sedih lagi diangkatnya kata RASIS, yang mana kalimatnya begini biasanya "lo rasis banget sih sama kaum LGBT" yaampun, sayangku cintaku, RASIS itu apa sih? Rasis itu:
Rasisme adalah suatu sistem kepercayaan atau doktrin yang menyatakan bahwa perbedaan biologis yang melekat pada ras manusia menentukan pencapaian budaya atau individu – bahwa suatu ras tertentu lebih superior dan memiliki hak untuk mengatur ras yang lainnya [1].
Itu kata mbah wiki. Apakah LGBT merupakan sebuah ras? Jelas bukan! LGBT itu orang-orang yang.. duh gimana ya menjabarkannya.. yang mencintai sesama jenis? dan merasa terjebak dalam badan yang salah? (re: merasa jiwanya perempuan di tubuh lelaki) LGBT di wiki sih gini:
LGBT atau GLBT adalah akronim dari "lesbian, gay, biseksual, dan transgender". Istilah ini digunakan semenjak tahun 1990-an dan menggantikan frasa "komunitas gay"[1]karena istilah ini lebih mewakili kelompok-kelompok yang telah disebutkan.[2]
Yah, sebenernya inti dari post ini cuma mau bilang, buat aku, pendapat aku, opini aku, RASISME itu nggak ada hubungannya dengan kaum Lesbian Guy Biseksual dan Transgender. Ras itu
Ras (dari bahasa Prancis race, yang sendirinya dari bahasa Latin radix, "akar") adalah suatu sistem klasifikasi yang digunakan untuk mengkategorikan manusia dalam populasi atau kelompok besar dan berbeda melalui ciri fenotipe, asal usul geografis, tampang jasmani dan kesukuan yang terwarisi. Di awal abad ke-20 istilah ini sering digunakan dalam arti biologis untuk menunjuk populasi manusia yang beraneka ragam dari segigenetik dengan anggota yang memiliki fenotipe (tampang luar) yang sama.[1] Arti "ras" ini masih digunakan dalam antropologi forensik (dalam menganalisa sisa tulang), penelitian biomedis dan kedokteran berdasarkan asal-usul.[2]
Jadi kalo mau bilang "jangan rasis dong sama kaum gay!" mikir dulu, emang kaum gay itu sebuah ras? Dan buat aku, dengan akal dan akhlak manusia apapun agamanya, bisa saja merubah kebiasaan/kelainan mencintai sesama jenis itu tadi. Menjadi manusia normal yang hakiki. Saya tidak bermaksud menghakimi, tapi kalian tau sendiri, inilah kenyataannya, inilah faktanya. Di dunia yang serba bebas ini, dimana (mungkin) nilai dan norma sudah tinggal tulisan di buku pelajaran Sosiologi SMA kelas 2, toleransi dan emansipasi (mungkin) sudah melampaui batas. Ya, kaum LGBT juga sama dengan kita, manusia, punya HAM, hak untuk hidup. Ya, benar. Saya juga nggak ngelarang mereka untuk pacaran di mall, upload foto di jejasos. Saya cuma kaget begitu tau legalisasi ini. Dan semua kayaknya spontan berteriak hore gitu. Ada apa dengan dunia ini Ya Tuhan. Tapi yang jelas itu tadi, mengangkat kata rasis untuk defense LGBT kayaknya (buat aku) kurang tepat.




0 komentar:
Posting Komentar